Singaraja – Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih medali emas (Gold Medal) dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 pada bidang Life Science.
Kompetisi internasional yang mengangkat inovasi dan penemuan ilmiah ini diselenggarakan pada 13–17 Oktober 2026 oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI).
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas empat mahasiswa lintas program studi, yaitu Ni Putu Karlina Dewi sebagai ketua tim, Gloria Caroline Apriana Zebua dari Program Studi Kedokteran, Ramah Setiyawati dari Program Studi Biologi Murni, serta Ni Kadek Sintya dari Program Studi Pendidikan IPA.
Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung inovasi berjudul “AVOGI TEA: An Innovative Low-Tannin Herbal Tea Based on Avocado Leaf (Persea americana Mill) and Red Ginger (Zingiber officinale var. rubrum) as a Safe Post-Meal Beverage to Prevent Iron Deficiency Anemia.” Inovasi ini mengangkat potensi daun alpukat dan jahe merah sebagai bahan dasar teh herbal rendah tanin yang dikembangkan sebagai alternatif minuman setelah makan, dengan fokus pada isu anemia defisiensi besi.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan potensi kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menghasilkan inovasi di bidang sains dan kehidupan (Life Science).
ISIF merupakan ajang kompetisi internasional yang memberikan ruang bagi para peneliti muda untuk menampilkan gagasan, inovasi, dan hasil penelitian mereka. Melalui kompetisi ini, para peserta berkesempatan mengembangkan kemampuan ilmiah serta memperluas wawasan dan jejaring di tingkat internasional.
Perolehan medali emas ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas, melakukan penelitian, dan berkontribusi melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi, eksplorasi ilmiah, dan keberanian untuk berinovasi dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkompetisi dan berprestasi di tingkat internasional. (Red_FK)


















